Heal my heart ♥
Hari ini aku memimpikannya lagi. Sudah beberapa hari ini aku terbiasa melihat wajahnya dalam mimpiku. Setiap kali tersadar, rutinitasku mulai berubah. Aku akan memikirkannya dan mencoba untuk tidur kembali. Jika mimpi adalah tempat dimana aku selalu melihatnya, aku memilih untuk bermimpi lebih lama.
Ahhhhhhh,, rasanya sangat lucu.
Dulu terlalu sakit bagiku untuk memikirkannya, dan sekarang ? Aku tidak tahu mengapa, rasanya seperti terbiasa mengiris bawang. Aku mulai mengerti bagaimana mengendalikan hatiku dan aku harus bahagia.
Aku bersyukur karena Bapa memulihkan hatiku dengan sempurna. Ia tahu hatiku yang rapuh harus mekar untuk seseorang yang tepat.
Bapa sangat dekat dengan orang-orang yang patah hati.
Terkadang, ia mempertemukan kita dengan seseorang agar kita bisa belajar darinya. Bukan untuk berlagak menjadi seseorang yang tersakiti. Hati yang rapuh akan menjadi kuat. Kepala yang tertunduk akan berdiri tegap. Keraguan akan menjadi kepastian.
Hidup ini seperti lembaran jurnal yang kosong yang menunggu untuk diisi. Semua pilihan ada ditanganmu. Apa kau memutuskan untuk menulis sesuatu yang menyenangkan atau menyedihkan ? Mungkin kau tidak dapat mengendalikan alur cerita yang akan terjadi, namun kau bisa memutuskan bagaimana akhirnya. Entah itu bahagia atau tidak. Itu semua tergantung perasaanmu.
Pada akhirnya, aku memilih untuk melanjutkan petualanganku ~
Komentar
Posting Komentar