Kekecewaan
Tulisan lama
Tapi iseng dipost ajah.
Seperti kilat yang menyambar, hatiku jatuh seketika. Serba salah memang. Mengatakan yang seharusnya, namun dianggap salah untuk dikatakan. Entah ini memang kesalahanku atau waktu yang salah. Seperti orang gamang, kini saling menyalahkan.
Jauh dari itu semua, tanpa kau sadari, aku menyimpan sebuah rahasia. Rahasia yang penuh dengan keinginan. Segala keinginan yang selalu ingin kutekan saat itu muncul lagi.
Hanya ingin meringankan, tidak lebih. Hanya tidak ingin kau mengeluh dan menjadi marah. Hanya tak ingin menjadi sosok yang menggantung terlalu lama dan memberatkan. Hanya ingin melegakan nafasmu, walau sebentar.
Namun, kini kau menjadi marah. Mungkinkah kau lupa bahwa sosok ini sudah terlalu lama berdiam ? Seakan tidak perlu bersandar ? Aku ingin marah, namun apa daya ? Apakah itu dapat menyembuhkan kekecewaan?
Tidak pantas. Sungguh. Aku orang terbodoh di dunia jika dengan mudahnya menjadi marah kepadamu. Tapi, sungguh. Aku hanya kecewa.
Tenanglah, rasa ini hanya mampir. Nantinya akan berlalu tanpa mengetuk pintu.
Komentar
Posting Komentar