Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Likes drama.

Gambar
Ketika hidupku berjalan dengan baik, kupikir hidupku akan datar-datar saja. Kemudian aku meminta padanya untuk memberikanku masalah. Ketika masalah itu datang, aku mengeluh dan bertanya, mengapa hal ini terjadi padaku ? Aku bingung. Aku tidak mengerti. Mengapa Tuhan mengabulkan doaku begitu cepat ? Bagaimana jika aku tidak pernah memintanya ? Apakah hal itu akan tetap terjadi ? Aku hanya bisa menangis. Mengapa pencobaan datang bertubi-tubi ? Aku lemah. Mengapa Tuhan memilihku untuk menanggung beban seberat ini ? Aku hanya bisa mengeluh. Sebenarnya aku tak ingin menyalahkan Tuhan atas apa yang telah terjadi. Aku hanya tak mengerti, mengapa Tuhan memilihku ? Aku rapuh Tuhan. Aku hanya gadis yang mudah menangis saat laptopku rusak. Gadis yang mudah stres karena lelah belajar. Gadis yang mudah menangis saat dimarahi. Gadis yang mudah putus asa saat menghadapi masalah. Dapatkah engkau memberikan jawabannya mengapa engkau memilih aku ? Hidupku terkesan seperti drama. Aku tidak pernah me...

Perjamuan kudus pertama

Gambar
11 desember 2016 Jiwaku haus akan hadiratNya. Ia mendengarkanku. Ia memimpinku lebih dekat menggapai rumahNya yang kudus. Tak menyangka ini adalah hal yang kurindukan, sejak pertama kali mendatanginya, berjanji dihadapannya untuk menjadikannya Juruselamatku. " Ya. Dengan segenap hatiku saya percaya mengaku dan berjanji." Masih terngiang dibenakku. Saat itu 8 Mei 2016.  Dua kalimat itu diakhiri dengan linangan air mata yang tak kumengerti jatuh dari mereka yang mengasihiku. Meskipun aku tak paham mengapa, hati kecilku berbisik : Hei, selamat kamu sudah menjadi pribadi yang dewasa didalam imanmu. Inilah saatnya. Sebentar lagi petugas pelayanan akan membawakan anggur dan roti yang merupakan simbol dari darah dan tubuh Kristus. Tapi ini tak sekadar mengambil kemudian meminum dan memakannya. Pendeta berkata bahwa : "Anda tidak diperkenankan untuk mengambil jika saat ini anda masih membenci dan menyimpan dendam untuk saudara anda, jika anda tidak bersungguh-sungguh memper...